Ada Politisasi Hukum terhadap Hary Tanoe

By | 4th July 2017

detiknews Sekretaris Jenderal (Sekjen) Rescue DPP Partai Perindo, Yudhistira menilai, SMS Ketua Umum Partai Perindo, Hary Tanoesoedibjo yang dikirim ke Jaksa Yulianto telah dipolitisasi.

“Saya pikir jelas ini suatu politisasi hukum dan kriminalisasi terhadap Pak Hary Tanoe,”┬áSelasa (4/7/2017).

Yudhis menjelaskan, pesan singkat yang dikirimkan Hary Tanoe sama sekali tidak mengandung ancaman.

“Karena sudah jelas SMS yang sudah tersebar ke mana-mana itu bukan dianggap suatu ancaman, tapi dianggap sebagai kritikan dari Pak Hary Tanoe kepada Jaksa Yulianto sendiri. Jadi secara bahasa, ahli bahasa mayoritas jelas mengatakan ini tidak ada ancaman. tapi hanya sebagai kritikan terhadap (oknum) aparat hukum agar tidak sewenang-wenang. tidak ada redaksi tegas yah adanya ancaman,” tegasnya. detiknews

Oleh karena itu, sikap Kejagung maupun Polri yang menetapkan Hary Tanoe sebagai tersangka atas SMS yang dikirimnya terkesan terburu-buru.

“Jadi kami pikir ini kejaksaan mungkin memang terlalu buru-buru termasuk Bareskrim menetapkan Pak Hary Tanoe sebagai tersangka dan sudah jelas di belakangnya ini ada politisasi hukum terhadap kiprah Pak Hary di Partai Perindo khususnya dan ini terkait agenda Pak Hary Tanoe ke depan yang ingin memberantas oknum-oknum yang terkait transaksional hukum,” katanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *